Kamis, 31 Januari 2013

penyebab GONORRHEA & CHLAMYDIA



GONORRHEA & CHLAMYDIA

    Disebabkan oleh bakteri. Infeksi dimulai beberapa hari sampai beberapa minggu setelah hubungan intim dengan orang yang terjangkit penyakit kelamin ini;
Pada pria, penyakit kelamin ini menyebabkan keluarnya cairan dari kemaluan pria. Buang air kecil dapat terasa sakit. Gejala-gejala ini dapat terasa berat atau tidak terasa sama sekali; Gejala-gejala gonorrhea pada wanita biasanya sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi kalau tidak diobati penyakit kelamin ini dapat menjadi parah dan menyebabkan kemandulan;
Untuk pengobatan anda bisa kunjungi atau Klik Jual Obat sipilis atau Jual Obat Kencing Nanah 

HERPES

Disebabkan oleh virus, dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan;
Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit    kelamin  ini;
Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair;
Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang;
Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering;
Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes karena lecet terjadi di dalam vagina.

INFEKSI JAMUR

Disebabkan oleh jamur;
    Menyebabkan kegatalan berwarna merah di bawah kulit pria yang tidak disunat;
    Pada wanita akan ke luar cairan putih kental yang menyebabkan rasa gatal;
    Dapat disembuhkan dengan krim anti jamur.

SYPHILIS

Disebabkan oleh bakteria. Lesi muncul antara 3 minggu sampai 3 bulan setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin  ini;
Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak terasa sakit;
Luka akan hilang setelah beberapa minggu, tetapi virus akan menetap pada tubuh dan penyakit kelamin ini dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh Lecet-lecet ini akan hilang juga, dan virus akan menyerang bagian tubuh lain;
Syphilis dapat disembuhkan pada tiap tahapan dengan Obat Sipilis
Pada wanita lesi dapat tersembunyi pada vagina.

VAGINISTIS

Infeksi pada vagina yang biasanya menyebabkan keluarnya cairan dari vagina yang berbau dan menimbulkan ketidaknyamanan;
Disebabkan oleh berbagai jenis bakteri (bakteri gonorrhea, chlamydia) atau jamur;
Juga dapat disebabkan oleh berbagai bakteri tidak berbahaya yang memang menetap pada vagina;
Dapat diselidiki dengan meneliti cairan vagina tersebut dengan mikroskop;
Pada umumnya dapat disembuhkan dengan obat yang tepat sesuai dengan penyebabnya.

BISUL PADA ALAT KELAMIN

Disebabkan oleh virus (Virus Human Papilloma atau HPV);
Muncul berupa satu atau banyak bisul atau benjolan antara sebulan sampai setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin tersebut;
Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil. Dapat diuji dengan lapisan cuka;
Dapat berakibat serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker cervix;
Bisul pada kelamin ini dapat disembuhkan, wanita harus menjalankan pap smear setiap kali berganti pasangan intim.

KUTU KELAMIN

Sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecoklatan, menetap pada rambut kemaluan;
Dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin.

KUTU DI BAWAH KULIT

Mirip dengan kutu kelamin, tetapi ukurannya lebih kecil dan menetap di bawah kulit;
Menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh tubuh;
Diobati dengan obat cair yang diusapkan ke seluruh tubuh;
Pakaian, seprei dan handuk harus dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain terebut.

AIDS (ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME)/HIV DISEASE

Penyakit kelamin akibat hubungan intim yang paling serius, menyebabkan tidak bekerjanya sistim kekebalan tubuh;
Tidak ada gejala yang nyata tanpa penelitian darah;
Dapat menyebabkan kematian setelah sepukuh tahun setelah terinfeksi virus HIV, tetapi pengobatan (red : tidak menyebuhkan secara total) telah ditemukan;
Disebarkan melalui hubungan intim dan pemakaian jarum suntik secara bersamaan.

Itulah sekilas jenis-jenis penyakit kelamin, baik yang bisa disembuhkan maupun yang tidak. Satu hal yang pasti : “Mencegah tentunya lebih baik dari pada mengobati!” – Jadi, waspadalah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar