Selasa, 08 Januari 2013

atasi bau mulut


New
Jelajahi Kompas.com Bersama Teman-Teman Facebook Anda

KONSULTASI / KESEHATAN GIGI & MULUT - ARTIKEL

KONSULTASI KESEHATAN GIGI & MULUT

Bersama drg. Citra Kusumasari, SpKG

Menyelesaikan pendidikan Dokter Gigi di Universitas Padjadjaran Bandung, kemudian meraih gelar spesialisnya di Universitas Indonesia. Saat ini, Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi ini, berpraktik di berbagai klinik di Jakarta. Ilmu Karies, Estetik kedokteran gigi, dan perawatan syaraf gigi adalah keahliannya. Praktik di Beyoutiful Aesthetic and Dental Care Clinic, Jl. Pakubuwono VI No. 5A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Cara Tepat Atasi Bau Mulut



TECHNION
TANYA :
Dear, dokter.  Saya memiliki masalah dengan mulut yang kerap mengeluarkan aroma tidak sedap. Sebenarnya, dulu saya pernah suka dan ketagihan dengan makanan jengkol.  Selang beberapa bulan, mulut saya jadi benar-benar menjadi bau. Padahal sudah sering menyikat gigi dan juga memakai mouthwash. Saya  minta tolong, bagaimana cara atau solusi yang tepat untuk mengatasi bau mulut saya ini. Terima Kasih.
(Velly, 13, Bogor)
JAWAB :
Halo Velly.
Bau mulut atau istilah kedokteran giginya adalah halitosis merupakan bau yang timbul akibat proses bakteri di dalam mulut. Komponen utama bakteri yang menyebabkan bau mulut adalah hidrogen sulfida dan merkaptan. Penyebab bau mulut antara lain:
1.    Adanya penyakit jaringan pendukung gigi
2.    Aliran air ludahnya kurang
3.    Tambalan yang tidak tepat
4.    Kumpulan bakteri yang berlebihan di lidah
5.    Gigi tiruan yang tidak bersih
6.    Sisa makanan yang terdapat di saku gusi
7.    Adanya penyakit sistemik
8.    Konsumsi obat tertentu
9.    Gangguan pencernaan
Hal-hal yang anda bisa lakukan untuk mencegah bau mulut adalah :
1.    Melakukan penyikatan gigi dengan teknik yang tepat dan optimal dengan pasta gigi ber-fluor, serta melakukan penyikatan lidah.
2.    Menggunakan agen antibakteri untuk rongga mulut, yaitu obat kumur klorheksidin (namun tidak boleh digunakan dalam waktu yang panjang secara terus-menerus).
3.    Merangsang aliran air ludah dengan cara banyak makan buah yang berserat dan sayuran hijau, banyak mengkonsumsi air mineral, atau dapat menggunakan obat kumur baking soda.
4.    Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis diantara waktu makan utama, untuk mencegah terjadinya gigi berlubang yang dapat menimbulkan bau mulut.
5.    Rutin melakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi di Dokter Gigi.
6.    Memperbaiki tambalan gigi yang tidak baik di Dokter Gigi.
7.    Melakukan penambalan gigi pada gigi yang berlubang.
8.    Mengurangi kebiasaan buruk, misalnya merokok.
9.    Jika anda memiliki penyakit sistemik tertentu atau penyakit gangguan pencernaan, sebaiknya segera konsultasikan ke Dokter Spesialis yang berkompeten, untuk segera dilakukan perawatan.
Terakhir, anda harus mengurangi makan-makanan yang merangsang timbulnya bau mulut seperti kebiasaan anda ini. Jika memang ingin mengonsumsinya sebaiknya setelah makan makanan yang menimbulkan bau (seperti jengkol dan bawang), anda harus berkumur, menyikat lidah dan menyikat gigi anda, atau dapat mengunyah permen karet xylitol untuk merangsang air ludah.
Pilihan lain anda dapat mengkonsumsi sayuran hijau, wortel, daun mint, roti tawar, atau minum teh hijau. Sehingga bau mulut akibat makanan tersebut dapat berkurang atau hilang.
Demikian Velly, selamat mencoba.
Salam gigi sehat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar